Hitung EV taruhan Polymarket apapun. Menemukan EV positif (+EV) adalah dasar profitabilitas jangka panjang.
EV = (p × Profit) − (q × Kerugian). EV > 0: taruhan menguntungkan. EV < 0: taruhan merugi jangka panjang.
Expected value adalah nilai rata-rata hasil yang bisa Anda harapkan dari sebuah transaksi jika peluang yang sama diulang berkali-kali. Angka ini menjawab pertanyaan yang paling penting dalam trading: apakah transaksi ini menguntungkan dalam jangka panjang, terlepas dari hasil satu kali percobaan?
Konsep ini penting karena hasil tunggal sangat menyesatkan. Anda bisa memperoleh keuntungan dari keputusan yang buruk dan menderita kerugian dari keputusan yang baik. Satu-satunya cara menilai kualitas keputusan adalah dengan menghitung EV, bukan dengan melihat hasilnya.
Di pasar prediksi, EV menjadi sangat praktis karena semua angkanya transparan. Harga kontrak sudah berbentuk probabilitas, sehingga Anda bisa menghitung EV secara langsung: kalikan keuntungan jika menang dengan peluang menang, kurangi kerugian jika kalah dikalikan peluangnya.
EV = (p × keuntungan) − (q × kerugian)
p = estimasi peluang menang
q = 1 − p (peluang kalah)
Edge = estimasi Anda − harga pasar
| Komponen | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Harga kontrak YES | 40 sen | Peluang tersirat 40% |
| Estimasi Anda | 50% | Setelah riset mandiri |
| Modal yang dipasang | $100 | — |
| Keuntungan jika menang | $150 | ($100 ÷ 0,40) − $100 |
| Kerugian jika kalah | $100 | Modal hilang seluruhnya |
| EV | +$25 | (0,5 × 150) − (0,5 × 100) |
| ROI per transaksi | +25% | EV dibagi modal |
Hasil +$25 berarti bahwa jika situasi serupa diulang berkali-kali, rata-rata Anda memperoleh $25 per transaksi. Perhatikan bahwa keunggulan di sini hanya 10 poin persentase, namun pengaruhnya terhadap hasil akhir sangat besar karena keuntungan yang diperoleh relatif besar dibandingkan modal yang dipertaruhkan.
Ketiga konsep ini saling terkait dan sebaiknya dipelajari bersama. Probabilitas tersirat adalah angka yang muncul dari harga pasar. Edge adalah selisih antara estimasi Anda dan probabilitas tersirat tersebut. EV adalah nilai rupiah atau dolar dari edge itu setelah mempertimbangkan besarnya pembayaran.
Urutan berpikirnya penting: pertama konversi harga menjadi peluang, lalu bentuk estimasi Anda sendiri secara mandiri tanpa melihat harga, kemudian hitung selisihnya. Jika estimasi Anda lebih tinggi daripada peluang tersirat, Anda memiliki edge dan EV-nya positif.
Kesalahan paling sering terjadi pada langkah kedua. Banyak orang membentuk estimasi setelah melihat harga pasar, sehingga estimasinya menempel pada harga dan edge-nya menghilang. Estimasi harus dibangun dari sumber data primer terlebih dahulu, baru kemudian dibandingkan dengan pasar.
EV positif adalah syarat perlu, tetapi bukan syarat cukup untuk berhasil. Ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan sebelum sebuah peluang dianggap layak diambil.
Karena itu pendekatan yang sehat adalah menghitung EV terlebih dahulu, menyesuaikannya dengan biaya, lalu menentukan ukuran posisi dengan kriteria Kelly, dan terakhir mencatat hasilnya untuk mengevaluasi akurasi estimasi.
Tidak. EV positif berarti menguntungkan bila diulang banyak kali. Dalam satu transaksi, hasilnya tetap bisa berupa kerugian.
Tidak ada angka baku, tetapi sebagai acuan umum EV sekitar 5% dari modal sudah dianggap layak untuk peluang dengan tingkat keyakinan tinggi. Yang terpenting adalah konsistensinya dalam jangka panjang.
Edge adalah selisih peluang dalam satuan poin persentase. EV adalah terjemahan edge tersebut ke dalam nilai uang, dengan memperhitungkan besarnya pembayaran dan modal yang dipasang.
EV nol berarti transaksi tersebut impas secara teoretis. Setelah biaya transaksi diperhitungkan, EV nol justru berubah menjadi negatif, sehingga sebaiknya dilewati.